Kenali Ciri-ciri Motherboard Komputer yang Sudah Rusak

Motherboard atau biasa disebut dengan papan induk adalah komponen komputer yang begitu penting. Hal ini dikarenakan komponen ini menjadi pondasi bagi semua komponen utamanya lainnya seperti  RAM, CPUHard Disk, Power Supply, hingga kartu grafis. Itu sebabnya, jika motherboard rusak maka dapat dipastikan jika komputer tidak akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan, bisa saja komputer akan mati total alias tidak bisa digunakan lagi.  

Tapi, bagaimana mengetahui jika motherboard rusak atau malahan komponen lain? Berikut ini penjelasan singkat mengenai tanda atau ciri khas yang ditunjukkan jika motherboard rusak.  

Gejala Motherboard rusak 

Satu hal yang perlu diketahui bahwa kerusakan motherboard menjadi satu momok yang cukup menakutkan terlebih bagi teknisi maupun pengguna. Mengapa? Karena begitu banyak pertimbangan yang harus diperhatikan. Misalnya saja seorang teknisi yang akan menangani masalah ini haruslah mengeliminasi beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Dan sayangnya, tidak banyak tanda yang diberikan untuk mengetahui apakah motherboard mengalami kerusakan atau tidak.  

Berikut ini beberapa gejala yang menandakan jika motherboard mengalami kerusakan seperti : 

Tampak terlihat kerusakan fisik  

Sebagai langkah awal, Anda bisa melihat kondisi fisik dari motherboard itu sendiri. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui apakah ada kapasitor yang rusak atau bengkak yang membuat motherboard bermasalah. Adapun kapasitor yang rusak atau dalam keadaan bengkak dikarenakan cacat material, overheating hingga usia motherboard yang cukup lama.  

Tercium bau terbakar 

Tanda lainnya yang bisa Anda lihat adalah tercium bau terbakat. Biasanya, jika sudah dalam kondisi seperti ini berarti ada komponen yang terlalu panas. Atau, bisa juga ada colokan komponen yang tidak tepat sehingga membuat suhu panas berlebihan.  

Tindakan pastinya adalah segera mencopot komponen yang mungkin baru saja Anda pasang. Namun, agar hasilnya tidak membayakan ada baiknya memeriksa kompatibilitas apakah benar benar menyambung satu dengan yang lainnya atau tidak. Misalnya saja menghubungkan RAM yang tidak tepat bisa membuat motherboard mengalami kerusakan secara permanen.  

Komputer mati total 

Jika Anda merasa komputer sering hang meski dioperasikan pertama kali, maka sebaiknya Anda langsung melihat apakah ada software yang mengalami masalah. Jika tidak ditemukan masalah apapun, maka perhatikan juga variabel hard ware seperti motherboard. 

Muncul BSOD  

BSOD yang terjadi pada komputer memang tidak berarti ada pada masalah pada bagian motherboard. Namun, yang menjadi penyebabnya adalah driver buruk atau masalah pada perangkat keras. Perhatikan, apakah kode seperti (0x000000 (0x000000,0x000000,0x000000,0x000000) ada? Jika iya, maka gunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari tahu tentang masalah pada motherboard.  

Ada perangkat yang berhenti tiba tiba  

Salah satu dari ciri motherboard mengalami kerusakan adalah mouse atau keyboard tidak bekerja alias berhenti beberapa detik saja. Kalau begini, pastikan Anda mengecek apakah ada kabel yang rusak atau justru baterai yang habis. Jika semua dalam keadaan baik baik saja, maka Anda bisa mengecek motherboard. 

Waktu booting sangat lambat 

Motherboard yang mengalami kerusakan bisa membuat loading komputer menjadi cukup lambat. Terlebih, pada saat terjadinya booting di awal. Mengapa demikian? Karena tahap ini adalah tahap dimana Motherboard melakukan POST (Power On Self Test) yang bertujuan mengidentifikasi perangkat seperti jumlah RAM, ketersediaan keyboard, mouse, hard disk sebelum nantinya memuat BIOS. 

Bagaimana, sudah tidak bingung lagi bukan mengetahui apakah motherboard mengalami kerusakan atau tidak sehingga komputer bisa berjalan dengan optimal.  

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *